Kalender
September 2016
M T W T F S S
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Agenda Kegiatan

23 juni – 12 juli 2014 : Libur Semester 2 kelas I – III

23 Juni – 3 Juli 2014 : Daftar Ulang, Pengembalian Raport dan Pengambilan Seragam Bagi Siswa Baru

14 – 15 Juli 2014 : Pondok Ramdhan Kelas I – III

23 Juni – 15 Juli 2014 : Libur Semester 2 Kelas IV – VI

16 – 18 Juli 2014 : Pondok Ramadhan Kelas IV – VI

19 – Juli – 2 Agustus 2014 : Libur Puasa dan Hari Raya

4 Agustus 2014 : Masuk Sekolah

 

Grand Final Lomba Bina Kreativitas Siswa SD digelar di Kecamatan Tutur Pasuruan. Seabnyak 24 kecamatan ambil bagian dalam gelaran ini. Meskipun tidak semua lomba tiap kecamatan megirim utusan, dapat dibilang perlombaan secara umum dapat dikatakan sukses. Pembukaan yang sedianya akan digelar pukul 07.30 sempat molor sampai pukul 09.00. Baru pukul 10.15 Setiap cabang lomba memulai penilaiannya.

Peserta yang hadir dan berjuang menjadi yang terbaik. Ada sepuluh lomba yang diaduh kebolehannya dalam iven tahunan ini. Khusus SD Muhammadiyah 1 Gempol tahun ini mengirim dua utusannya mewakili kecamatan. masing – masing lomba pidato yang diwakili Rahmania Fitra Sari (Vvidi) kelas IV dan Pantomim diwakili Nurul Azmi Nafilah (Ila) kelas II.

Beruntung bagi Ila karena  pada kesempatan itu mendapat juara. Meskipun hanya juara harapan II tapi penghargaan ini cukup membuat kami puas. pada tahun mendatang mudah-mudahan prestasi yang lebih tinggi dapat diraih

Kurikulum boleh berubah dengan Kurikulum 2013, ngajarnya tetap sama. Begitulah jargan yang banyak dipedomani guru-guru Indonesia. Sebuah jargon yang tidak jelas sumbernya. Jargon yang menunjukkan status qua serta anti perubahan. Jargon yang cenderung menikmati kemapanan. Meskipun jujur arti kemapanan itu sendiri belum dipahami.

Jangan disalahkan jika banyak di antara guru yang menjadikan jargon ini sebagai pedomanannya. kenapa demikian  ? Guru Indonesia telah lama dininabobokkan dengan berbagai macam kemudahan di masa lampau. Kurikulum yang cenderung top down menjadikan guru-guru mati daya kreativitasnya. Juklak dan Juknis menjadi kitab suci yang haram untuk dilanggarnya. Jika tidak ada keduanya otomatis mereka tidak akan bekerja. Sebaliknya dengan ada keduanya mereka akan cenderung untuk memenuhi standar minimal yang ada pada keduanya. Ironi
Demikian pula dengan sertifikasi yang ada. harapan peningkatan kinerja dengan diberikannya tunjangan dua kali gaji pokok nampaknya tidak berpengaruh efektif. Kinerja masih tetap sama. Jangan terlalu kita jauh mengukur tingkat keberhasilan guru dengan capaian nilai UN. Nilai UN masih penuh dengan rekayasa. Lihat saja keseharian guru. Datanglah lebih awal di sekolah. Saksikan jam berapa mereka datang. Simaklah saat mereka istirahat atau tidak ada jam. Lihat pula saat jam pulang sekolah. Di sana akan ketemu jawaban akan potret pendidikan kita.
jadi bagaimana dengan kurikulum 2013. Apakah akan mampu untuk meningkatkan mutu pendidikan kita ?
Secara teori jawabannya iya. tetapi prakteknya tunggu dulu. Masih banyak PR yang harus dislelesaikan oleh “penguasa” kita. terutama menyangkut Guru.
Sumber : Pak Riyono

SD Muhammadiyah 1 Gempol akan melakukan kegiatan pembelajaran di luar lagi. Kali ini pembelajaran di luar di lakukan di balai Pembibitan Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo. Pembelajaran di luar akan mengenalkan kepada peserta didik tentang ilmu pertanian. Targetnya para siswa memahami betul tata cara pertania yang baik dan benar.

Kegiatan ini akan diikuti oleh kelas 1 samapi dengan kelas 3. Jumlah peserta yang mengikuti acara ini 100 peserta termasuk guru pendamping

Mengapa dilakukan di Sidaorjo dan bukan di Pasuruan saja ?

Saat ini balai yang konsen masalah pembibitan yang cukup populer ada di Sidaorjo. Di Pasuruan memang ada namun belum sebagus di Sidoarjo.

SMS saya berbunyi. Ada SMS masuk. Dari Cak Sholihin Fanani, Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya. Isinya sebuah berita tentang Sosialisasi Kurikulum 2013 yang akan diselenggarakan oleh PW Muhammadiyah Jawa Timur yang nantinya akan ditempatkan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang. Acaranya sendiri akan dilaksanakan Sabtu, 16 Pebruari 2013 mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00.
Dalam SMS tersebut rencananya yang akan menjadi pembiacar adalah Bapak Prof. DR. Thohir Luth Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Prof. M. Nuh, Mendikbud RI, Prof. Baedowi dan Profesor Zainuddin Maliki dari Dewan Pendidikan Jawa Timur.
Bagi yang berkenan hadir di acara tersebut tidak dikenakan biaya alias free. Yang minat dapat menghubungi PWM pada jam kerja.
Sumber : Pak Riyono

1921

·    Terbentuk cabang baru di luar residensi Yogyakarta yaitu di Blora (27 November), Surabaya (27 November), dan Kepanjen (21 Desember).
·    7 Mei 1921 Dahlan mengajukan permohonan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk mendi­rikan cabang-cabang Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Permohonan ini dikabulkan oleh pemerintah Hindia Belanda (2 September 1921).
·    Pendirian sekolah guru Muhammadiyah yang sederajad dengan Kweekschool milik pemerintah. Nama sekolah itu Pondok Muhammadiyah. Read the rest of this entry »

 1 Desember 1911

·    Sekolah yang didirikan Ahmad Dahlan diresmikan dan diberi nama Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah. Ketika diresmikan, sekolah itu mempunyai 29 orang siswa dan enam bulan kemudian dilaporkan bahwa terdapat 62 orang siswa yang belajar di sekolah itu.
1912
·    Mas Mansur berada di Mesir. Belajar di Perguruan Tinggi Al-Azhar pada Syaikh Ahmad Maskawih. Suasana Mesir pada saat itu sedang gencar-gencarnya membangun dan menumbuhkan semangat kebangkitan nasionalisme dan pembaharuan. Banyak tokoh memupuk semangat rakyat Mesir, baik melalui media massa maupun pidato. Mas Mansur juga memanfaatkan kondisi ini dengan membaca tulisan-tulisan yang tersebar di media massa dan mendengarkan pidato-pidatonya. Read the rest of this entry »

Tahun 1868 – 1910

1868

·    Ahmad Dahlan lahir di Kampung Kauman Yogyakarta dengan nama Muhammad Darwis. Berayahkan K.H. Abu Bakar, seorang Ketib Masjid Besar Kauman Yogyakarta. Ibunya Siti Aminah adalah anak K.H. Ibrahim, penghulu besar di Yogyakarta.
·    Darwis kanak-kanak dikenal sebagai memiliki keahlian membuat barang kerajinan dan mainan. Sebagaimana anak laki-laki lain, ia juga memiliki kegemaran bermain layang-layang dan gasing
·    Saat remaja ia belajar agama Islam tingkat lanjut. Belajar fiqh dari K.H. Muhammad Saleh, belajar nahwu dari K.H. Muhsin, juga pelajaran lainnya didapatkan dari K.H. Abdul Hamid di Lempu­yangan dan K.H. Muhammad Nur.
·    Sebelum haji, jenis kitab yang dibaca Dahlan lebih banyak pada kitab-kitab Ahlussunnah wal jamaah dalam ilmu aqaid, dari madzhab Syafii dalam ilmu fiqh, dan dari Imam Ghazali dalam ilmu tasawuf.

 Jakarta - Banjir yang melanda Ibukota sejak lebih seminggu yang lalu menimbulkan efek kepada warganya, diataranya efek kesehatan yang kurang baik, seperti, gatal-gatal, diare, sesak nafas (ispa), dan penyakit lainnya. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang sudah tanggap bencana Banjir Jakarta sejak awal telah mengirimkan 6 Tim Medis/ Kesehatan kloter pertama untuk melayani Korban banjir Jakarta. Kloter selanjutnya akan mengirim 7 tim.

6 Tim Medis tersebut dari DMC RS Pondok Kopi, RS Cempaka Putih, RS PKU Sruweng, RS PKU Bantul, RS PKU Palembang, dan RS PKU Karanganyar. DMC RS PKU Muhammadiyah Bantul sendiri telah berada di Jakarta sejak Sabtu (19/1), sejak tiba di Jakarta, Tim Medis PKU Bantul langsung menuju titik Penjaringan, Jakarta Utara. Hari Selanjutnya titik Petamburan, Tanah Abang, Kalibata, Bukit duri dan Terakhir di Cengkareng Barat. Read the rest of this entry »